Sewindu, kini bukan hanya jadi lagu pengantar tidur bagiku, tapi ini menjadi luka hati serius yang sangat mendalam dan belum kutemukan penawarnya.
Kamis, September 19, 2013
Ingkar
Iya, aku sudah menyaksikannya.
Sedikit mengintip lewat socmed, mengingkari janjiku.
Takjub akan kebebasannya dan membandingkan denganku yang terkekang oleh batasanmu.
Aku tersentak akan itu semua. Aku benar-benar belum rela.
Sedikit mengintip lewat socmed, mengingkari janjiku.
Takjub akan kebebasannya dan membandingkan denganku yang terkekang oleh batasanmu.
Aku tersentak akan itu semua. Aku benar-benar belum rela.
Bayang
Aku ini bagai bayang yang terinjak. Sudah tak terlihat, lalu diinjak begitu saja tanpa permisi.
Rabu, September 18, 2013
Sayonara, socmed!
Apakah genderang perang sudah mulai berbunyi?
Kalau iya, aku tidak tahu harus berbuat apa. Aku bukan anak kecil lagi mengingat umurku sudah menginjak 22.
Kalau aku melawan, entahlah. Aku bukan menyerah, hanya saja sangat lucu sekali bila aku membalasmu seperti anak kecil.
Mungkin aku wanita pendek yang berhati tinggi. Bukan, bukan sombong, lebih tepatnya berlapang dada.
Kalau iya, aku tidak tahu harus berbuat apa. Aku bukan anak kecil lagi mengingat umurku sudah menginjak 22.
Kalau aku melawan, entahlah. Aku bukan menyerah, hanya saja sangat lucu sekali bila aku membalasmu seperti anak kecil.
Mungkin aku wanita pendek yang berhati tinggi. Bukan, bukan sombong, lebih tepatnya berlapang dada.
Selasa, September 17, 2013
Teruntuk Radius 100 cm ku
Dear Semua Sahabatku...
Apa kabar semuanya? lama tak berjumpa. Aku tahu kesibukanlah yang membuat kita renggang. Tapi aku tetap mengingat kalian. Ku tulis nama-nama kalian pada skripsi-ku. Pertanda aku berterima kasih pada kalian, sangat merindukan kalian, dan apapun yang terjadi, walau jarak memisahkan, aku tetap setia mengingat kalian.
Rabu, Maret 20, 2013
Kau, Aku, dan Sepeda
Mimpi apa aku semalam?
Biar kuingat dulu sejenak. Hmm. . .
Semalam, aku bermimpi tentangmu. iya, Kau.
Lebih tepatnya, Kau, Aku, dan sepeda kita. . .
Lalu?
Kita bersama, berdua. . . Hmm, berempat dengan sepeda kita. . .
Ber enam, karena sepeda beroda dua.
Ah, cukup!
Kita hanya berdua, berjalan - jalan dengan sepeda.
Cukup santai, layaknya hubungan kita berdua.
Mengarungi keindahan Dunia, kemudian tiba di Ibukota!!!
Bersama kita bersepeda. Merasakan keseimbangan antara Kau, Aku, dan sekitar kita.
Sungguh, harmoni yang indah dan romantis. Bukan hanya denganmu, tapi dengan Atmosfir seisi bumi.
Sangat membahagiakan. Mimpi yang menakjubkan.
Kemudian ada iring-iringan dibelakang kita. Mereka semua mengikuti kita.
Kupandangi semua yang ber-iringan dibelakang kita, ternyata, mereka adalah keluargaku dan keluargamu.
Seakan-akan, hubungan ini sudah mencapai pada titik dimana kita ditakdirkan bersama.
Kau, Aku, dan Sepeda...
Inikah pertanda???
Categories
For FF2in1
Parasitku Malaikatku
Hidup ini tidak pernah terlepas dari seorang parasit...
Uh, benar-benar menjengkelkan, giliran ada butuhnya saja mendekati,
setelah selesai dengan kebutuhannya, malah dianggap sampah.
"Aku ini bukan sampah, Didi..." ucapku pada sahabatku
"Terus? Kenapa? Ya jangan dibantu dong." jawabnya
"Ah, kamu di... kan..."
"Kan apa, Clara???"
Jawabanku terhenti sampai disitu... sejenak nafasku terasa tercekat, tercekik.
Padahal, tidak sama sekali.
Aku merasa tersentak hebat mendengar jawaban Didi. Itu mengguncang perasaanku...
Pikiranku melayang jauh...
Namanya Annie.
Dia adalah sahabat kecilku. Sahabat sedari kecil.
Kami selalu bersama sepanjang waktu. Kami selalu saling berbagi. Annie itu terlalu baik untukku.
Dia adalah malaikat yang ada disampingku selain ibuku.
Aku selalu dibully, dia selalu membelaku.
Suatu ketika, ada kejadian yang mengejutkan.
Aku sedang pulang sekolah SD, ketika itu, aku sedang berada di dalam kerumunan teman-teman nakal.
Aku saat itu dijaili habis-habisan...
Kemudian, Annie yang waktu itu berbeda kelas denganku, datang menghampiriku... Ia pun membantuku,
Ia menerjang semua kawanan teman yang jahil itu.
Aku terselamatkan.
Bukan hanya itu, dari mulai TK ia selalu membantuku, aku yang diledek teman-temanku gendut,
aku yang takut menyebrang.
Semua itu dibantu Annie, ia Malaikatku.
Hingga suatu ketika persahabatan kami selesai hingga SMP. Annie bergaul dengan teman yang ia inginkan.
Syarat mereka adalah Annie tidak berteman denganku lagi.
Annie tidak jahat, bukan, bukan Annie
Tapi keinginan Annie untuk berteman dengan mereka.
Uh, benar-benar menjengkelkan, giliran ada butuhnya saja mendekati,
setelah selesai dengan kebutuhannya, malah dianggap sampah.
"Aku ini bukan sampah, Didi..." ucapku pada sahabatku
"Terus? Kenapa? Ya jangan dibantu dong." jawabnya
"Ah, kamu di... kan..."
"Kan apa, Clara???"
Jawabanku terhenti sampai disitu... sejenak nafasku terasa tercekat, tercekik.
Padahal, tidak sama sekali.
Aku merasa tersentak hebat mendengar jawaban Didi. Itu mengguncang perasaanku...
Pikiranku melayang jauh...
***
Namanya Annie.
Dia adalah sahabat kecilku. Sahabat sedari kecil.
Kami selalu bersama sepanjang waktu. Kami selalu saling berbagi. Annie itu terlalu baik untukku.
Dia adalah malaikat yang ada disampingku selain ibuku.
Aku selalu dibully, dia selalu membelaku.
Suatu ketika, ada kejadian yang mengejutkan.
Aku sedang pulang sekolah SD, ketika itu, aku sedang berada di dalam kerumunan teman-teman nakal.
Aku saat itu dijaili habis-habisan...
Kemudian, Annie yang waktu itu berbeda kelas denganku, datang menghampiriku... Ia pun membantuku,
Ia menerjang semua kawanan teman yang jahil itu.
Aku terselamatkan.
Bukan hanya itu, dari mulai TK ia selalu membantuku, aku yang diledek teman-temanku gendut,
aku yang takut menyebrang.
Semua itu dibantu Annie, ia Malaikatku.
Hingga suatu ketika persahabatan kami selesai hingga SMP. Annie bergaul dengan teman yang ia inginkan.
Syarat mereka adalah Annie tidak berteman denganku lagi.
Annie tidak jahat, bukan, bukan Annie
Tapi keinginan Annie untuk berteman dengan mereka.
Categories
For FF2in1
Selasa, Januari 22, 2013
Apa Kabar Cinta
Apa Kabar Cinta?
Sapaku pada hati yang tak bertuan
Dalam iringan doa yang melimpah
Kupanjatkan dengan segenap rasa
Apa Kabar Cinta?
Tanpa kau tahu, aku menunggumu
Kusapa kau dalam doa, kau takkan tahu
Karena hanya Tuhan yang dengar
Apa Kabar Cinta?
Dalam doa ku tak henti mengiringimu
Walau hariku berlalu tanpamu
Belum, belum saatnya kau datang, sayang
Apa Kabar Cinta?
Sampai berjumpa di muara yang sama
Sapaku pada hati yang tak bertuan
Dalam iringan doa yang melimpah
Kupanjatkan dengan segenap rasa
Apa Kabar Cinta?
Tanpa kau tahu, aku menunggumu
Kusapa kau dalam doa, kau takkan tahu
Karena hanya Tuhan yang dengar
Apa Kabar Cinta?
Dalam doa ku tak henti mengiringimu
Walau hariku berlalu tanpamu
Belum, belum saatnya kau datang, sayang
Apa Kabar Cinta?
Sampai berjumpa di muara yang sama
Teruntuk: Yang Ter-Sadar!!
Memperingati Banjir 5 Tahunan
Dirgahayu!!!
Tengadah ke langit, nikmatilah hujan yang membasahi bumi pertiwi.
LaluTunduklah, lihat, dan rasakan. . .
Tiap tetesnya adalah anugerah-Nya
Tapi apa? Tuhan berkehendak lain
Semua anugerah-Nya menjadi musibah
Karena siapa?
Lalu
Tak ada yang mau menjawab
Karena tak ada yang mau disalahkan
Itupun saling tunjuk, saling menyalahkan
Cih!
Semuanya pecundang!
Apa sulitnya sadar?
Apa sulitnya merenung?
Apa sulitnya bangkit dan bergerak?
Dua
Juli 2012
Kejadian itu berlangsung begitu cepat, secepat kilatan petir menyambar. Tak ada yang tahu tentang kejadian itu. Hanya, disudut cahaya temaram, sesosok anak lelaki kecil memperhatikan kejadian itu. Menatap dengan tatapan yang kaget, shock dan tersentak. Ia tersudut ketakutan melihat kejadian itu. Kejadian yang tidak akan ia lupakan seumur hidupnya.
***
***
Categories
Cerbung,
Cerita Bersambung,
Clarina and Sirri Story
Review Film: The Others
Hello Harewoser. . . Kali ini, Kangjeng Ratu live review, post ini langsung lho diketik sama Kangjeng Ratunya sendiri *emang biasanya sama siapa?*
Categories
Film,
Horror,
Movie Review,
Nicole Kidman,
Review Film,
Twist Ending
Minggu, Januari 20, 2013
Satu
Peron kereta itu sudah tidak layak pakai, terbengkalai begitu saja. Terlihat kumuh, kotor, dan berdebu. Dindingnya yang terbuat dari bata, sudah terlihat usang, bahkan sebagian sudah rapuh.
***
Peron kereta itu sudah tidak layak pakai, terbengkalai begitu saja. Terlihat kumuh, kotor, dan berdebu. Dindingnya yang terbuat dari bata, sudah terlihat usang, bahkan sebagian sudah rapuh.
***
Categories
Cerbung,
Cerita Bersambung,
Clarina and Sirri Story
Kamis, Januari 17, 2013
Semua Itu Butuh "Proses"
"Mungkin karya-karyaku masih picisan, tetapi jika diasah dengan terus menerus, maka jadilah "cikaracak ninggang batu, laun-laun jadi legok" Bagaimana? Masih ingin malas-malasan berkarya?"
-Nada Quotes-
Rabu, Januari 16, 2013
Denganku Saja
Selalu saja tiap hari, bertemu denganmu yang berwajah muram.
Entah ada apa dibalik wajah muram mu itu, yang jelas selalu saja ada dia setiap wajahmu murung.
yang kuterka, kau tidak begitu bahagia dengannya.
Ah... jika saja aku denganmu. Tidak, tidak akan pernah kubuat kau sengsara seperti itu.
Akan kubuat wajahmu selalu tersenyum dan bahagia, jika denganku.
Ingin sekali ku mendekatimu, mendekapmu, lalu berkata,
"Denganku saja.
Pilih saja aku. Aku akan bahagiakanmu. Selalu."
Kebahagiaan itu cukup terlintas dibenakku. Ucapanku itu cukup dalam hatiku saja.
My Flash Fiction
Inspired From Petra Sihombing - Pilih Saja Aku Song :)
Entah ada apa dibalik wajah muram mu itu, yang jelas selalu saja ada dia setiap wajahmu murung.
yang kuterka, kau tidak begitu bahagia dengannya.
Ah... jika saja aku denganmu. Tidak, tidak akan pernah kubuat kau sengsara seperti itu.
Akan kubuat wajahmu selalu tersenyum dan bahagia, jika denganku.
Ingin sekali ku mendekatimu, mendekapmu, lalu berkata,
"Denganku saja.
Pilih saja aku. Aku akan bahagiakanmu. Selalu."
Kebahagiaan itu cukup terlintas dibenakku. Ucapanku itu cukup dalam hatiku saja.
My Flash Fiction
Inspired From Petra Sihombing - Pilih Saja Aku Song :)
Categories
For FF2in1
Berharap Selamanya
Posted: Kangjeng Ratu
Nada Asih
Kubuka mataku, kuhirup udara yang mendekati pagiku.
kuharap aku terbangun pada hari yang sama.
Seperti hari sebelumnya, ketika aku pertama kalinya melihat matamu. Sorot mata yang indah, tajam, dan memukau.
Itulah dimana aku menemukan pelabuhan terakhir cintaku. Kamu.
Pertama kalinya aku melihatmu, itulah hal yang sama selalu ingin kurasakan setiap paginya.
Memang begitu, kenyataannya walau hanya dalam hati, tetapi aku masih memiliki itu.
Aku masih memiliki rasa yang sama. Rasa yang semakin bertambah setiap harinya.
Walaupun kau tak dapat melihatnya, karena aku yang merasakannya.
My Flash Fiction,
Inspired from Christina Perri - a Thousand Year Song :)
kuharap aku terbangun pada hari yang sama.
Seperti hari sebelumnya, ketika aku pertama kalinya melihat matamu. Sorot mata yang indah, tajam, dan memukau.
Itulah dimana aku menemukan pelabuhan terakhir cintaku. Kamu.
Pertama kalinya aku melihatmu, itulah hal yang sama selalu ingin kurasakan setiap paginya.
Memang begitu, kenyataannya walau hanya dalam hati, tetapi aku masih memiliki itu.
Aku masih memiliki rasa yang sama. Rasa yang semakin bertambah setiap harinya.
Walaupun kau tak dapat melihatnya, karena aku yang merasakannya.
My Flash Fiction,
Inspired from Christina Perri - a Thousand Year Song :)
Categories
For FF2in1
Selasa, Januari 08, 2013
Wishlist 2013
Kita diperbolehkan untuk merancang hidup kita, tapi tetap Allohlah yang meng-ACC rancangan hidup kita.
-It's a kliche- via Nada Quotes-
Categories
Muhasabah
Senin, Januari 07, 2013
2013. Apa Resolusimu???
Setiap orang pasti menginginkan perubahan terjadi bukan? Siapa yang tidak mau untuk menjadi lebih baik? Hanya orang gagal yang dirinya enggan berusaha untuk menjadi lebih baik!
- Nada Quotes -
Categories
Muhasabah
Rabu, Desember 19, 2012
Unfortunately, He's. . .
Posted: Kangjeng Ratu
Nada Asih
Namaku Rainy...
Bulan ini Desember. Bulan penghujung yang selalu turun hujan.
Ada yang pernah dengar bahwa nama adalah doa? Ya, Namaku Rainy, pasti berhubungan dengan hujan!
Kau tahu, nama Rainy sebetulnya membawa sial. Ketika musim hujan, aku selalu kena getahnya.
"Rainy, sekarang musim hujan nih!" ledek Cassandra, Sahabatku.
"Terus? Gue mesti bilang wow?" ucapku.
"Haha, ga perlu gitu juga, Ainy!"
"Kalem San, gue yakin musim hujan kali ini, gue ga ketimpa sial." ucapku pede.
"Ceileeh.. gayanya! Tumben pede. Ada apa nih?"
"Ada deh! Kepo lu ah."
"Yah, tega lu ma gue! Awas ya ketimpa sial gue ga bantuin."
Hey I just Met You, This is Crazy, But Here is My Number, So call me, Maybe!
aaah, lirik lagu yang menyenangkan buat gue!! Akhirnya gue ketemu, Maybe he's my prince charming!
Gue ga akan bilang-bilang San. Dia sahabat deket gue, tapi kali ini gue mau bikin surprise. Gue gak akan ngeribetin dia lagi di musim hujan.
oke, gue baru dipertemukan dengan sesosok makhluk, sejenis pria!!! Setelah sekian lama, ngga ada yang bisa diajak kenalan. seorang PUN!
Barusan di kedai Burger, I Just Met him and. . . yeah, You know, I give my number.
Barusan di kedai Burger, I Just Met him and. . . yeah, You know, I give my number.
"RRrrrrrrr.....RRrrrrr"
huwaa teleponku bergetar. oh Mike!! dia neleponin gue!
huwaa teleponku bergetar. oh Mike!! dia neleponin gue!
This is my Prince Charming! seneng seneng seneng!!
"Ha..halo Mike?"
"Hei Rainy... apa kabar, besok ketemuan yuk" ucapnya langsung tanpa basa basi.
"Hei Rainy... apa kabar, besok ketemuan yuk" ucapnya langsung tanpa basa basi.
"Oh... be... besok??"
"Kenapa Rainy? Ga bisa ya?"
"Hmm oke, bisa kok, bisa. Tapi gue sama temen gue, ga apa-apa ya?"
"Oke. Jam 2 Siang, di BK ya?"
"Oke."
Yeeeess! Berhasil! Gue bakal kenalin San ke Mike deh. Woohoo.
Cassandra, He's my best friend ever, Hopefully, He will like my Prince Charming.
***
Besoknya
"Mike, this is San, My best friend. San, this is Mike..."
"Rainy. . . what a surprise!"
"Hmm ngga apa-apa Mike, aku sama San??"
"Well, He's stunning, by the way. Hai San... Salam Kenal. Oya, boleh minta nomer hp nya?"
"Hmm ngga apa-apa Mike, aku sama San??"
"Well, He's stunning, by the way. Hai San... Salam Kenal. Oya, boleh minta nomer hp nya?"
"Hah?? Mike??? Kamu....??"
Aku tersentak! Kaget!
Ini nyata, bukan lamunan!
Ternyata Mike. . .
My Flash Fiction
Inspired From Carly Rae Jepsen - Call Me Maybe Song :)
Aku tersentak! Kaget!
Ini nyata, bukan lamunan!
Ternyata Mike. . .
My Flash Fiction
Inspired From Carly Rae Jepsen - Call Me Maybe Song :)
Categories
For FF2in1
Ku Menyerah. Selamat Tinggal!
Posted: Kangjeng Ratu
Nada Asih
Kurenungkan semua yang terjadi selama 3 tahun ini. Sejenak kuterdiam, lalu ku tersadar.
Semuanya telah ku coba, segalanya telah ku perjuangkan hanya untuk mendapatkanmu. Sudah selama ini aku bertahan, dan mempertahankan sekuat yang kubisa.
Sudahlah, sampai disini saja. Kau tahu rasanya ditarik ulur? Kau tahu harapan kosong?
Ya! Kita memang harus terpisah.
Hari ini ku menemuimu. Di belakang sekolah kita bertemu. Seperti biasa.
"Maaf, kesabaranku sudah habis pada batasnya. Percuma. Aku menyia-nyiakan waktuku."
"Kayla, aku tahu Kayla, tapi dengarkan, bukan ini yang aku maksudkan."
"Apa lagi? selama ini kau kemana saja? Aku bukan layang-layang yang bisa kau tarik ulur. Aku ini denganmu, tapi aku layaknya selingkuhanmu. Kau tahu. aku menyerah saja. aku lelah."
"Oke kalau begitu. Terserah kamu Kay! Akupun sudah lelah dengan sikapmu yang tak sabaran."
"Oh ya? Baiklah semoga kau bahagia tanpaku!"
"Oke Fine, Aku pergi Kay!!"
"Jangan!!" teriakku. "Tolong, jangan pergi! Aku saja yang pergi!"
Aku, Seorang Kayla yang rapuh, meninggalkannya . . .
My Flash Fiction
Inspired From Cakra Khan - Harus Terpisah Song :)
Semuanya telah ku coba, segalanya telah ku perjuangkan hanya untuk mendapatkanmu. Sudah selama ini aku bertahan, dan mempertahankan sekuat yang kubisa.
Sudahlah, sampai disini saja. Kau tahu rasanya ditarik ulur? Kau tahu harapan kosong?
Ya! Kita memang harus terpisah.
Hari ini ku menemuimu. Di belakang sekolah kita bertemu. Seperti biasa.
"Maaf, kesabaranku sudah habis pada batasnya. Percuma. Aku menyia-nyiakan waktuku."
"Kayla, aku tahu Kayla, tapi dengarkan, bukan ini yang aku maksudkan."
"Apa lagi? selama ini kau kemana saja? Aku bukan layang-layang yang bisa kau tarik ulur. Aku ini denganmu, tapi aku layaknya selingkuhanmu. Kau tahu. aku menyerah saja. aku lelah."
"Oke kalau begitu. Terserah kamu Kay! Akupun sudah lelah dengan sikapmu yang tak sabaran."
"Oh ya? Baiklah semoga kau bahagia tanpaku!"
"Oke Fine, Aku pergi Kay!!"
"Jangan!!" teriakku. "Tolong, jangan pergi! Aku saja yang pergi!"
Aku, Seorang Kayla yang rapuh, meninggalkannya . . .
My Flash Fiction
Inspired From Cakra Khan - Harus Terpisah Song :)
Categories
For FF2in1
Jumat, November 23, 2012
Langganan:
Postingan (Atom)


