Maafkan aku ya, lagi-lagi aku kepo.
Ternyata cincin itu untuknya. bukan untukku.
Nalika sagala kadaek hate teu kakocapkeun, kahayang uteuk teu kakedalkeun
“Orang-orang yang jatuh cinta terkadang terbelenggu oleh ilusi yang diciptakan oleh hatinya sendiri. Ia tak kuasa lagi membedakan mana yang benar-benar nyata, mana yang hasil kreasi hatinya yang sedang memendam rindu. Kejadian-kejadian kecil, cukup sudah untuk membuatnya senang. Merasa seolah-olah itu kabar baik. Padahal, saat ia tahu kalau itu hanya bualan perasaannya, maka saat itulah hatinya akan hancur berkeping-keping. Patah hati! Menuduh seseorang itu mempermainkan dirinya. Lah, siapa yang mempermainkan siapa, coba?”
— Tere Liye. buku “Berjuta Rasanya.”
Harewosland Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos