Minggu, September 22, 2013

Cincin Itu Untuknya

Posted: Kangjeng Ratu Nada Asih
Maafkan aku ya, lagi-lagi aku kepo.


Ternyata cincin itu untuknya. bukan untukku.
Tak adakah selama sewindu ini yang hinggap dalam ingatanmu tentangku? Healing Processku hancur ditengah tengah puzzle ratapan hati itu hampir tersusun rapi, tersapu oleh badai yang dinamakan kepo. Apa kuasaku padamu? aku tidak berhak atas apapun. Siapa aku? hanya seonggok bayangan dihinggapi rasa keyakinan yang mendalam padamu dan begitu indah keyakinan ini. Tanganku pun bergetar untuk mengetik kata-kata.

Aku sedikit putus asa. Mungkin inilah yang harus kubayar dari semua perbuatanku selama ini padamu. Mungkin aku sejahat itu padamu.Terimakasih. Akan kusimpan ini dalam ingatanku. Maafkan perbuatanku padamu jika kau sempat kuselingkuhi. aku tahu aku pernah menyelingkuhimu. tapi aku tidak pernah sejauh itu hingga jadian bahkan memberikan cincin.. Karena bagiku itu hanya godaan. Aku selalu tersadarkan, semua hal disekelilingku menuju padamu.

Air mataku sudah mengering. Terlalu sering aku menumpahkannya karenamu. Seketika aku mati rasa.
Tenang saja, aku tidak akan membalasmu. Biar penciptaku yang membalasmu.
Sekarang terserah kuasa-Mu. Aku milik-Mu. Engkau Maha Segalanya.

Aku mati rasa, dan puzzle ini luluh lantak.

0 comments:

Posting Komentar

Harewoser yang baik adalah Harewoser yang menunjukkan jati dirinya pada Kangjeng Ratu dengan kritik dan saran agar tidak terjadi kontroversi kemakmuran pada distrik Harewosland. Hatur Nuhun.

Terjemahan

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

 

Harewosland Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos