Hmm
Well, inilah saatnya berangan-angan untuk para Harewosista *owww*
Harewbros juga boleh kok membayangkan jadi pangeran impian Harewosista
Ini sedikit hypnostory theraphy. Aduh, bikin istilah anyar euy, hehe =)
Ready? Lets have a trip...
Buka matamu, pandanglah cermin yang ada dihadapanmu. Tataplah tiap sudut raut wajahmu yang kau suka bahkan kau benci sekalipun. Ingatlah, kau itu wanita yang luar biasa, apapun kekuranganmu, kau memiliki pesona lain yang tidak mainstream. Mengapa harus seperti itu? Karena kau akan bertemu dengan orang yang mencintai pesonamu itu. Percaya diri itu sangat perlu dan menjadi salah satu kuncinya, asalkan tidak berlebihan, karena segala sesuatu yang berlebihan itu tidaklah baik, dear. Setelah kau tatap wajahmu dan sudah merasa luar biasa, pastikan tidak ada rasa penyesalan tersisa sebelum kau pejamkan mata dan memulai perjalanan impianmu menuju duniamu. Apapun yang kau inginkan dan kau suka semuanya berada disana. Bukan, ini bukan kau yang berkunjung pada scene Alice in Wonderland. This is your own dream world, dear!
Sandarkan punggungmu pada kendaraan menuju impianmu, entah itu sofa kesayanganmu yang sangat fluffy, atau kasur pun boleh. Lalu, pejamkan matamu. Tarik nafasmu dalam-dalam, lalu hembuskan perlahan... perlahan... dan... voila! Kau sudah ber-Astral Projection ke duniamu sendiri, welcome dear!
Kau mulai berjalan dengan perlahan, menyaksikan apa yang ada disekelilingmu. Kau takjub akan sekelilingmu itu. Warna kesukaanmu menghiasi langit, entah itu biru, jingga, ataupun keemasan. Hamparan taman yang hijau, dipenuhi dengan berbagai tumbuhan dan bunga-bunga cantik nan wangi menyejukkan dirimu. Soooo relaxing and refreshing. Oh ya, kau mengenakan pakaian terbaikmu saat itu. Kau terlihat cantik, sangat cantik dengan kesederhanaan yang ada pada penampilanmu dan juga hatimu. Kau tersenyum sangat bahagia, pipimu merah merona, membuatmu semakin cantik. Tapi sesaat senyummu itu menghilang. Kau mulai berfikir, bahwa kau tidak ingin sendirian di duniamu.
Kau terus berjalan sambil menunduk, menyusuri jalan setapak di taman itu. Hatimu merasa kalut dan takut. Seketika, langit yang tadinya cerah, kemudian berawan dan gelap. Mulailah hujanpun turun dengan derasnya, ketika itu cuaca mematuhi apapun perasaan yang berkecamuk pada hatimu. Ditengah keputusasaanmu, kau menghentikan langkahmu, lalu terduduk mematung. Hal aneh kemudian terjadi padamu. Bayangan langit yang kau duduki disitu menghitam. Apakah awan hitam yang menebarkan rintik hujan itu mendekat tepat diatas kepalamu? Kau yang tadinya menunduk kemudian tengadah perlahan, memerhatikan perubahan bayangan itu. Kau hanya duduk mematung, menatap ia yang membawa payung. Disinilah, kau bertemu dengan pangeran berpayung hitam yang meneduhkan hatimu.
Ia hanya melontarkan satu kata yang jelas kau mengerti.
"Hujan."
Kau hanya diam dan mengernyitkan keningmu. Kau menunggu lontaran kata selanjutnya. Setelah hening sejenak, tak ada sedikitpun kata yang terucap. Kau mengerjap-ngerjapkan matamu karena menahan tawamu. "Hanya itu saja?" celotehmu dalam hati. Kau kemudian bangkit dari dudukmu, merapikan bajumu yang kuyup. Setelah itu? kau gugup!
Matamu dan matanya bertaut. Hanya sepersekian detik, tapi rasanya... seakan-akan kau bisa menatap hingga kedalam lubuk hatinya. Kau belum mengenalnya, tapi ini seakan-akan kau sudah tahu sifat ia yang sebenarnya. Bahkan, kau pun menghinggapi masa depannya. Sekelebat kau melihatnya bergandengan tangan denganmu, di pelaminan! Jantungmu berdegup sangat kencang, tidak normal dan tidak biasa. Setelah merasuki lubuk hati dan masa depan pria pemilik mata teduh yang berwarna coklat tua itu, kau kembali mendarat ke tempatmu berasal, yaitu dibawah payung hitamnya.
Kau memperhatikan tiap sudut wajahnya. Sangat teduh sekaligus misterius. Ia merasa diperhatikan olehmu dan menatap ke arahmu. Kau pura-pura tak melihatnya. Terjadilah saling curi-curi pandang ditengah hujan yang mulai berubah menjadi gerimis.
Lalu, malu-malu kau berkata "Sepertinya kita pernah bertemu sebelumnya?"
Kau tak mencuri pandang, kau mulai berani menatap wajahnya, kemudian mencari jawaban dari tanda tanyamu.
Ia hanya terdiam, lalu melemparkan senyuman padamu. Senyuman manis, semanis brownies kesukaanmu.
Kau sedikit kecewa, lalu percakapan terhenti sejenak.
Tanpa sadar, sedari tadi kau terus mengikuti langkah cepatnya yang entah akan membawamu kemana.
"Kemana kita pergi?" tanyamu lagi pada sosok yang kau jadikan pangeran impianmu itu.
Dalam hatimu, kau ragu ia tidak akan menjawab pertanyaanmu lagi. Kau pun menghela nafas dengan berat.
"Menuju bahagia." jawabnya singkat sambil tertunduk malu. Wajahnya merah padam, semerah planet mars yang mungkin tidak semerah itu.
Hujan berhenti, langit berubah secerah hatimu.


0 comments:
Posting Komentar
Harewoser yang baik adalah Harewoser yang menunjukkan jati dirinya pada Kangjeng Ratu dengan kritik dan saran agar tidak terjadi kontroversi kemakmuran pada distrik Harewosland. Hatur Nuhun.